Bergabunglah bersama Kami.

Bergabung bersama GO-JEK sekarang dan rasakan manfaat bagi Anda dan sekitar.

Driver

Bergabunglah menjadi driver GO-JEK dan dapatkan jam kerja fleksibel dan pendapatan yang dapat Anda atur sendiri.

Bisnis

Daftarkan bisnis Anda di GO-JEK dan kenalkan bisnis Anda kepada jutaan pengguna kami.

Talent

Bergabunglah menjadi Mitra GO-JEK dan jadikan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan dan pencapaian Anda.

5 Penyebab Rusaknya CCTV & Cara Mengatasinya

5 Penyebab Rusaknya CCTV & Cara Mengatasinya

Memasang CCTV di rumah memang banyak manfaatnya, salah satunya adalah mempermudah kita untuk mengawasi rumah. Saat kita tertidur atau sedang berada di luar, CCTV akan membantu mengawasi rumah dan senantiasa merekam segala kejadian tanpa cela sedikit pun. Jadi, jika tiba-tiba rumah kemalingan atau anak menerima kekerasan dari pengasuh, kamu sudah memiliki bukti rekaman yang sahih.

Lalu, bagaimana jika CCTV tiba-tiba rusak? Jika CCTV tidak dapat bekerja, maka kejadian penting di rumah juga tidak dapat terekam. Bahkan, kadang CCTV bisa saja mati tanpa kamu ketahui.

Berikut ini ada beberapa penyebab CCTV rusak dan tiba-tiba mati, serta cara mudah untuk mengatasinya. Yuk, disimak!

1. Adaptor atau Power Supply Mati

Power supply adalah sumber listrik kamera CCTV. Jadi, jika power supply rusak atau mati, tentu saja CCTV akan mati juga. Kamu bisa gunakan alat avometer terlebih dahulu untuk mengecek kondisinya. Jika adaptor memang mati, gantilah dengan yang baru.

2. Kamera CCTV Rusak atau Mati

Saat kamera CCTV rusak, maka gambar dari DVR menuju monitor juga otomatis akan mati, sehingga tidak ada rekaman yang tersimpan. Namun, apabila fitur infra merah pada CCTV masih hidup, maka yang rusak hanyalah kameranya saja. Solusi terbaik untuk mengatasinya adalah dengan membawanya ke tukang servis agar dapat dicek dan diperbaiki.

3. DVR Rusak atau Mati

Alat ini merupakan bagian yang penting dari CCTV. Jika DVR tak berfungsi dengan baik, maka sistem CCTV juga tidak akan berjalan dengan baik. Bila DVR sudah mati, segera bawa ke tempat servis untuk memperbaikinya. Jika ada budget lebih, kamu bisa menggantinya dengan yang lebih baru.

4. Port Konektor Rusak

Jika kamu sudah mengecek adaptor, kamera, DVR, dan ketiganya sudah tidak bermasalah, namun monitor tetap tidak ada gambarnya, cobalah untuk cek keadaan port konektor yang terdapat pada DVR. Pindahkan ke port lain yang masih berfungsi, jika CCTV berjalan seperti sedia kala, maka port konektornya yang rusak. Untuk sementara kamu bisa gunakan port lain tersebut, tapi ada baiknya kalau kamu menservis port konektor yang rusak agar bisa berjalan seperti sedia kala lagi.

5. Kabel CCTV Putus

Jika empat aspek di atas masih berjalan dengan normal semua, maka bisa jadi kesalahan terdapat pada kabel CCTV. Kabel bisa saja putus karena digigit tikus atau kualitasnya yang memang tidak bagus. Jika kabel sudah putus, belilah kabel baru untuk menggantinya.

Walau tampak mudah, merawat CCTV itu memang cukup merepotkan. Daripada kamu pusing masalah servis CCTV, mendingan panggil aja teknisi profesional GO-FIX! Tidak perlu repot-repot menelepon sana-sini atau membawa mesin CCTV, kamu bisa memanggil teknisi melalui aplikasi GO-LIFE. Kemudian, tentukan tempat dan waktu kedatangan untuk servis. Voila!

Supaya lebih gampang, klik aja tombol di bawah ini untuk memanggil teknisi GO-FIX!

ARTIKEL TERBARU